Tips Desain Interior Rumah Industrial, dan Cek Ciri Khasnya Apa Saja

Blog Detail View

  • August 23, 2022

Tips Desain Interior Rumah Industrial, Dan Cek Ciri Khasnya Apa Saja

Umumnya, gaya industrial diterapkan di kafe, restoran, maupun perkantoran modern. Namun, desain yang identik dengan kesan unfinished ini sekarang mulai digandrungi untuk desain rumah.

Desain rumah industrial mengacu pada konsep yang to-the-point alias bebas ribet. Inspirasi dari sebuah rumah industrial juga erat pada gaya mentah seperti yang sering terlihat di pabrik, pergudangan atau struktur industri lainnya. Detail pada rumah industrial sering menggunakan bahan batu bata, metal atau material daur ulang lainnya dalam aspek arsitekturnya.

Dari segi dekorasi atau furnitur, rumah industrial tetap bisa menggabungkan antara elemen yang berkesan tua dengan yang baru. Tetap ada benang merah utama yaitu kesan modern yang unik dan nyaman pada akhir desain rumah industrial.

Ciri-ciri desain interior rumah industrial

Material 

Untuk bahan rumah industrial, kalian akan jarang menemukan bahan mewah seperti kain sutra atau berudu. Bahan yang hadir umumnya punya sifat tangguh, tahan pakai dan punya daya daur ulang yang fungsional. Furnitur antik dari bahan kayu, aluminium, batu dsbnya sering menjadi pilihan utama, terutama jika ada kesan distressed atau usang.

Warna

Untuk desain rumah industrial, palet warna akan didominasi dengan nuansa netral, misalnya abu, hitam dan putih. Sesekali ada gradasi warna yang kelam dan maskulin, tetapi kalian tetap boleh menghadirkan warna terang yang kontras supaya hasil akhirnya tampil indah – misalnya melalui lukisan atau karya seni.

Siluet

Garis lurus dan struktur tegas sering menjadi ciri khas bentuk desain rumah industrial. Namun bukan berarti rumah industrial tidak boleh menghadirkan kurva indah atau pola abstrak. Yang penting, aplikasinya harus tepat dan tidak berlebihan.

Dekorasi

Penggunaan aksesoris atau dekorasi termasuk jarang di desain rumah industrial, karena ada tema minimalis yang bersih dan rapi yang harus dipertahankan. Elemen dekor jumlahnya minimal tetapi atraktif dan sukses mencuri perhatian.

BACA JUGA: Tips mengaplikasikan warna emas sebagai dekorasi rumah

Tips Menata Rumah Desain Interior Industrial

Tentunya terdapat trik-trik tertentu agar karakter industrial tersampaikan dengan tepat di rumah. Jangan sampai malah dikira rumah belum selesai. Berikut adalah tips menatanya

  • Penggunaan elemen beton, kayu, dan metal

Tips desain interior industrial yang pertama tentunya adalah penggunaan material kasar dan diekspos. Antara lain seperti logam, baja, kayu, besi, aluminium, dan sebagainya.

Material-material ini dibiarkan terekspos tanpa finishing sehingga menghasilkan kesan yang kuat. Entah sebagai bahan struktur rumah, furnitur, atau dekorasi. Mate Desain interior industrial sangat identik dengan lantai bermaterial semen atau beton yang dipoles. Selain ekonomis, pemilihan material lantai ini juga memperkuat karakter maskulin sekaligus edgy.

Untuk menambahkan kesan hangat, tuh, kamu juga bisa pilih lantai berbahan bata, batu, atau kayu parket. Hindarilah menggunakan lantai keramik bermotif karena akan menghilangkan karakter industrial itu sendiri.

  • Material dindingrial lantai

Tak hanya lantai, pemilihan material dinding juga perlu diperhatikan. Jika tak ingin menggunakan cat, pilihlah material dinding ekspos seperti bata, kayu, atau semen. Pemilihan material ‘mentah’ ini akan memberikan kesan industrial yang atraktif dan artistik. Sesuaikanlah juga dengan dekorasi dan penggunaan material lantai agar tak saling ‘berebut perhatian’.

  • Jangan sepelekan pencahayaan

Pencahayaan juga merupakan aspek menantang dalam desain interior industrial. Instalasi lampu dengan model eddison light dan lampu track akan memperkuat kesan industrial yang estetik. Kamu juga bisa pilih lampu gantung berbahan besi atau penutup aluminium. Pemilihan warna lampu kuning juga bisa memberikan kesan yang dramatis sekaligus warm.

  • Pemilihan warna

Pemilihan warna juga penting banget, lho, untuk memperkuat visualisasi desain industrial di rumah. Untuk mendapat kesan yang pas maka warna hitam, abu, dan netral bisa jadi pilihan ideal. Warna – warna yang tegas akan memperkuat karakter industrial di rumah. Sedangkan, warna netral akan memberi kesan homey sehingga atmosfernya terasa seimbang.

  • Elemen struktural terbuka

Layaknya pabrik, nih, desain interior industrial membiarkan segala struktur rumah terekspos bebas. Seperti langit-langit yang terbuka dan ventilasi yang lebar. Pipa-pipa air pun sengaja terpampang dan menjadi bagian dari dekorasi ruang. Agar lebih elegan, ya, lapisilah pipa-pipa besi dengan warna monokromatik seperti hitam atau abu-abu.

  • Perpaduan furnitur daur ulang dan modern

Kesan vintage tentu tak bisa dilepaskan dari desain interior industrial. Hal ini juga berlaku untuk pemilihan furniturnya. Pilihlah furnitur tanpa finishing sehingga menonjolkan tampilan material aslinya. Seperti furnitur berbahan kayu, besi, atau aluminium.

Selain itu furnitur dengan bahan bekas atau daur ulang juga kerap digunakan untuk konsep industrial. Misalnya, seperti kotak kayu bekas, pipa bekas, dan sebagainya. Agar tampak elegan, nih, padukanlah dengan furnitur modern yang berkonsep minimalis. Atau pilihlah furnitur dengan warna monokromatik seperti hitam, abu-abu, silver, atau emas.

  • Sentuhan pola modern

Tips desain interior industrial yang terakhir ini akan membuat hunianmu semakin eye catching. Yap, gaya industrial juga bisa dipadukan dengan desain modern minimalis, seperti garis-garis tegas. Dengan begini rumahmu akan tetap terlihat kekinian dan tak monoton meski menggunakan dekorasi yang berkesan ‘tua’. Sudah pasti estetik